Daun
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari ranting, umumnya berwarna hijau (mengandung klorofil) dan terutama berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari untuk fotosintesis. Daun merupakan organ terpenting bagi tumbuhan dalam melangsungkan hidupnya karena tumbuhan adalah organisme autotrof obligat, ia harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi cahaya matahari menjadi energi kimia.Daftar isi
Morfologi
Bentuk daun sangat beragam, namun biasanya berupa helaian, bisa tipis atau tebal. Gambaran dua dimensi daun digunakan sebagai pembeda bagi bentuk-bentuk daun. Bentuk dasar daun membulat, dengan variasi cuping menjari atau menjadi elips dan memanjang. Bentuk ekstremnya bisa meruncing panjang.Daun juga bisa bermodifikasi menjadi duri (misalnya pada kaktus), dan berakibat daun kehilangan fungsinya sebagai organ fotosintetik. Daun tumbuhan sukulen atau xerofit juga dapat mengalami peralihan fungsi menjadi organ penyimpan air.
Daun segar (kiri) dan tua. Daun tua telah kehilangan klorofil sebagai bagian dari penuaan.
Fungsi
- Tempat terjadinya fotosintesis.
- pada tumbuhan dikotil, terjadinya fotosintesis di jaringan parenkim palisade. sedangkan pada tumbuhan monokotil, fotosintesis terjadi pada jaringan spons.
- Sebagai organ pernapasan.
- Di daun terdapat stomata yang befungsi sebagai organ respirasi (lihat keterangan di bawah pada Anatomi Daun).
- Tempat terjadinya transpirasi.
- Tempat terjadinya gutasi.
- Alat perkembangbiakkan vegetatif.
- Misalnya pada tanaman cocor bebek (tunas daun).
Anatomi
Epidermis
Epidermis pada daun merupakan lapisan sel hidup terluar. Jaringan ini terbagi menjadi epidermis atas dan epidermis bawah, berfungsi melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya.Jaringan mesofil
Jaringan Tiang atau jaringan palisade, jaringan ini mengandung banyak kloroplas yang berfungsi dalam proses pembuatan makanan. Salah satu ciri-ciri jaringan ini adalah Sel-sel berbentuk silinder, dan tersusun rapatJaringan bunga karang
Disebut juga jaringan spons karena lebih berongga bila dibandingkan dengan jaringan palisade, berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.Berkas pembuluh angkut
Terdiri dari xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh tapis, pada tumbuhan dikotil keduanya dipisahkan oleh kambium.Pada akar, Xilem berfungsi mengangkut air dan mineral menuju daun. Pada batang, xilem berfungsi sebagai sponsor penegak tumbuhan
Floem berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan
Stomata
Stoma (jamak: stomata) berfungsi sebagai organ respirasi. Stoma mengambil CO2 dari udara untuk dijadikan bahan fotosintesis, mengeluarkan O2 sebagai hasil fotosintesis. Stoma ibarat hidung kita dimana stoma mengambil CO2 dari udara dan mengeluarkan O2, sedangkan hidung mengambil O2 dan mengeluarkan CO2. Stoma terletak di epidermis bawah. Selain stoma, tumbuhan tingkat tinggi juga bernapas melalui lentisel yang terletak pada batang.BENTUK TULANG DAUN
Written By Betti Miswati | 05 September 2013
Dalam
pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, kita akan membahas tentang Daun.
Daun mempunyai beberapa keunikan yang menjadi ciri dari masing-masing
jenis daun tersebut. Berdasarkan susunan tulang daunnya, daun dapat
dibedakan menjadi beberapa BENTUK TULANG DAUN. Bentuk tulang daun antara lain, menyirip, melengkung, menjari, dan sejajar.
Tulang daun Menyirip.
Tulang daun jenis ini memiliki susunan seperti sirip-sirip ikan,
tersusun rapi mulai dari tangkai daun hingga ujung dari helai daun.
Contoh tumbuhan yang memiliki jenis tulang seperti ini adalah tulang
daun jambu, mangga, dan rambutan.
Tulang daun Melengkung.
Tulang daun melengkung berbentuk seperti garis-garis melengkung. Tulang
daun jenis ini dapat kita temukan pada berbagai tumbuhan di lingkungan
sekitar kita. Misalnya, tulang daun sirih, gadung, dan genjer.
Tulang daun Menjari.
Tanaman ini mempunyai satu tulang daun yang besar dan bentuknya seperti
jari-jari tangan manusia. Misalnya, tulang daun pepaya, jarak, daun
singkong, dan kapas.
Macam-macam Bentuk Daun
Sungguh indah bukan melihat banyak tumbuh pepohonan di sekitar kita?
Dengan banyak tumbuhnya pohon dan tumbuhan lainnya di sekitar kita, maka suhu udara lingkungan sekitar kita akan terasa sejuk, gas rumah kaca yang berlebih di udara penyebab global warming akan terserap, terhindar dari banjir dan longsor, dan sebagainya.
Namun, apakah pernah kita perhatikan daun-daun yang tumbuh pada pohon dan tumbuhan lain tersebut punya berbagai macam bentuk yang unik?
Dalam posting-an ini, saya mencoba share mengenai macam-macam bentuk daun yang ada di sekitar kita, yang dalam ilmu kehutanan dapat kita pelajari dalam bidang ilmu dendrologi (ilmu yang mempelajari tentang pohon).
Macam-macam Morfologi Daun
![]() |
| Contoh bentuk-bentuk daun |
Masing-masing
dedaunan yang tumbuh di berbagai tumbuhan di dunia ini memiliki ciri
khas yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut ditunjukkan dari berbagai
hal, yaitu bentuk daun keseluruhan, bentuk ujung dan pangkal daun,
permukaan daun, dan tata daunnya (Tabel 1).
Tabel 1 Berbagai istilah dalam menjelaskan bentuk-bentuk daun
No
|
Istilah
|
Penjelasan Istilah
|
Bentuk Daun
| ||
1
|
Deltate
|
Bentuk delta, menyerupai bentuk segitiga sama sisi
|
2
|
Elliptical
|
Ellips, bagian terlebar di bagian tengah daun
|
3
|
Elliptical Oblong
|
Berbentuk antara ellips sampai memanjang
|
4
|
Lanceolate
|
Bentuk lanset, panjang 3-5 x lebar, bagian terlebar sekitar 1/3 dari pangkal dan menyempit di bagian ujung daun
|
5
|
Oblong
|
Memanjang, panjang daun sekitar 2 ½ x lebar
|
6
|
Oblong lanceolate
|
Berbentuk antara memanjang sampai lanset
|
7
|
Oblong obovate
|
Berbentuk antara memanjang sampai bulat telur sunsang
|
8
|
Oblong cylindric
|
Berbentuk antara memanjang sampai silindris (bulat)
|
9
|
Oblong elliptic
|
Berbentuk antara memanjang sampai ellips
|
10
|
Oblonceolate
|
Bentuk lanset sungsang
|
11
|
Obovate
|
Bentuk bulat telur sungsang
|
12
|
Orbicular
|
Bundar, panjang sama dengan lebar
|
13
|
Ovate
|
Bentuk bulat telur, bagian terlebar dekat pangkal daun
|
14
|
Reniform
|
Bentuk ginjal, pendek dan lebar, seperi daun waru
|
Pangkal dan Ujung Daun
| ||
1
|
Accuminate
|
Meruncing
|
2
|
Acute
|
Runcing
|
3
|
Cuneate
|
Bentuk segitiga sungsang (baji)
|
4
|
Obtuse
|
Tumpul
|
5
|
Rounded
|
Bundar, membusur penuh
|
6
|
Truncate
|
Terpotong
|
Permukaan Daun
| ||
1
|
Glabrous
|
Tanpa rambut, gundul, licin
|
2
|
Pubescens
|
Berbulu pendek, lembut
|
3
|
Rugose
|
Berkeriput, tulang daun tenggelam
|
4
|
Tomentose
|
Berambut seperti wool, ikal
|
Tata Daun
| ||
1
|
Alternate
|
Berseling, hanya satu helai daun melekat pada setiap buku, daun tertata mengitari ranting seperti spiral
|
2
|
Opposite
|
Daun berpasangan dan berhadapan (bersilang) pada lingkaran ranting (buku) yang sama
|
3
|
Sub-opposite
|
Modifikasi dari alternate, dimana daun tertata sehingga tampak seperti bersilang (opposite)
|
4
|
Verticillate
|
Lebih dari dua daun pada buku yang sama (berlingkar)
|
Sumber: Istomo et al. (1997)
![]() |
| Gambar Bentuk Daun |
Adapun macam-macam bentuk permukaan daun adalah sebagai berikut:
![]() |
| Bentuk Permukaan Daun |
Bentuk ujung, pangkal, dan tepi daun pun berbeda-beda seperti yang digambarkan oleh gamber berikut:
![]() |
| Bentuk ujung daun |
![]() |
| Bentuk Tepi Daun |
Nah, sekarang kita sudah bisa membedakan macam-macam bentuk daun di sekitar kita. Untuk men-download artikel ini, silahkan klik disini. Semoga bermanfaat.(RRG)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar